ku berikanmu mawar yang indah,
kembang mewangi,
umpama bulan purnama,
namun hanya sia-sia..
kau buang bagai daun di tepian,
meninggalkanku sendirian,
menghitung luka didada,
mengutip sisa cinta..
akhirnya ku berpaling arah,
dan ku kembali pada yang Esa,
yang maha kaya,
walau ku cuma manusia hina,
namun tetap diterima,
memberiku cinta yang tiada penghujungnya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment